The Reason (Part 4)

image

The Reason part 4 disini…
pertama-tama saya mau ngucapin terimakasihh buat semua reader yang sudah RCL
maaf jika ada kesalahan dlm pengetikan atau kata2 yang digunakan..

Cast:
Kim Taeyeon
Cho Kyuhyun
Jang Wooyoung (Taeyeon’s best friend)
Victoria Song (Kyuhyun’s ex girlfriend )
Lee Hyuk Jae (Taeyeon’s grandfather)
Lee SunKyu (Taeyeon’s Mother)
Kim Jaejoong (Taeyeon’s Father)
Genre: Campur-campur

Mr.Lee sedang menikmati sarapannya dan bersiap untuk pergi kekantor karena ada beberapa dokumen yang harus dia tanda tangani.

” kakek… apa kau sibuk? ?” kata Taeyeon yang membuat Mr.Lee sedikit terkejut karena tidak biasanya Cucunya bersikap seperti itu.
“apa yang kau inginkan? kau tahu syaratku kan? kakek tidak akan memberikan apapun yang kau inginkan sebelum kau menentukan pilihanmu. Dan satu lagi jangan coba-coba meminta bantuaan jessica ataupun Wooyoung karena aku sudah meminta mereka untuk tidak membantu dalam bentuk apapun” kata Mr.Lee mencoba memberikan pelajaran pada cucunya.
Taeyeon sadar kalau dia tidak mempunyai pilihan lain, dan tanpa kakeknya dia tidak bisa apa-apa. Taeyeon mulai berfikir, dan tersenyum kecil karena sebuah ide yang melintas dipikirannya.
” ok! aku setuju…” ucap Taeyeon tiba-tiba yang membuat Mr.Lee membelalakan matanya tidak percaya dengan keputusan yang diambil oleh cucunya itu.
“ak setuju dengan rencanamu.. bukankah kakek sudah menyiapkan semuanya dengan sangat baik? jadi bagaimana mungkin aku bisa mengacaukannya, aku pikir cho Kyuhyun pria yang baik dan aku rasa aku menyukainya” terang Taeyeon sambil melahap sarapan miliknya.
” Kau yakin? kakek tau gadis seperti apa cucuku ini, kau bahkan belum pernah jatuh cinta sebelumnya, kalian baru saja bertemu tapi kau langsung menyukainya? ” Selidik Mr.Lee
” dia menarik” jawab taeyeon singkat. ” hanya dia yang berani memperlakukanku seperti ini” Kata Taeyeon dalam hati.
dan mr.Lee hanya tertawa melihat tingkah cucu yang disayanginya itu.
” araseo, aku bisa makin kau tidak akan menyesal, lalu apa yang kau inginkan?” tambah Mr.Lee
” beri dia hari libur dan suruh dia menjemputku. hanya itu! apa kakek akan mengabulkannya?” kata Taeyeon dengan aegyo andalannya yang membuat Mr.Lee menyetujui permintaan cucu yang disayanginya itu.

Disisi lain @Kediaman Keluarga Cho
Sekretaris Cho paman Kyuhyun menerima sebuah panggilan masuk.
” araseo, gumawo Kyuhyun-aa” Jawab Mr.Cho dan segera mengakhiri panggilan teleponnya. Setelah itu Mr.Cho menerima panggilan keduanya yang ternyata dari Mr.Lee ” hallo… ne presdir aku akan menyuruhnya segera kesana” sambung Mr.Cho setelah mendengar perkataan Mr.Lee dan mematikan telponnya dan Menghubungi Kyuhyun.

@apartement Kyuhyun
” baik… aku mengerti akan menjemputnya” Jawab Kyuhyun.
” aku harap ini keputusan yang benar”

—-flashBack—-

Seperti biasa saat dirumah Kyuhyun selalu menghabiskan waktunya bersama adiknya Seohyun.
“oppa, apa karena Victoria unnie??” ucap Seo memecahkan keheningan diantara dua kakak beradik itu.
” Seohyun-aa…” ucap Kyuhyun lirih
” cukup oppa! kau harus mulai melupakan wanita itu, kau harus sadar apa yang sudah wanita itu lakukan padamu, dia bertunangan oppa dan dia mencampakanmu! jadi untuk apa kau masih menunggunya?” ucap Seohyun tegas berusaha menyandarkan kakaknya tentang siapa sebenarnya wanita yang dicintainya itu.
“bagaimanapun kau harus buktikan kalau kau bisa hidup tanpa wanita itu” tambah Seohyun penuh emosi.
Kyuhyun hanya mencerna setiap maya yang dilontarkan Seohyun. Saat ini dia seperti orang bodoh yang tidak tahu apa yang harus dilakukannya.
“seohyun-aa, kau tahu ini tidak semudah yang kau bayangkan” tambahnya.
” Oppa!! aku hanya ingin kau keluar dari masa lalumu bersama victoria unnie, lupakan dia! apa kau tidak lelah? ? kau bisa menemukan gadis yang jauh lebih baik darinya ” lirih Seohyun disela tangisnya yang tidak bisa ditahannnya lagi.
“kau memaksaku mengatakannya oppa” ucap Seohyun sambil menghapus aur matanya kemudian mulai bercerita tebtang apa yangvdia alami dipesta pertunangan KhunToria

—Seohyun’s FlashBack—

Seohyun sangat terkejut saat melihat siapa yang akan bertunangan dengan cepat Seohyun nendekati Victoria dan menarik tangan gadis itu.
” unnie ayo keluar untuk apa kau disini hah?”
“siapa kau? berani mengaturku!!” ucap Victoria ketus.
“unnie kau tidak tahu?? kyuhyun oppa sudah kembali… ayo pergi dari tempat ini, dia kembali untukmu” mohon Seohyun pada Victoria yang disambut tatapan meremehkan dari gadis itu.
” Siapa yang mau kembali padanya hah?! Dia sendiri yang memutuskan pergi dan asal kau tahu kalau kami sudah lama putus. jadi tidak ada alasan untuk kembali padanya!! dan satu lagi hari ini aku akan bertunangan jadi aku harap kalian tidak mengacaukannya!! setidaknya Tunanganku jauh lebih baik dari kyuhyun dalam hal apapun” Jelas Victoria panjang lebar yang berhasil membuat Seohyun membelalakan matanya, dia mencoba tidak mempercayai apa yang sudah dia dengar namun gagal, karena itulah kenyataan yang harus didengar telingannya.
“unnie… apa kau tahu seberapa besar Kyuhyun oppa mencintaimu?” tambah Seohyun mencoba membuat Victoria menarik ucapannya.
” Siapa peduli dengan cinta, cinta seseorang bisa berubah dan aku sudah berubah” ketus Victoria sambil berlalu meninggalkan seohyun sendiri. Seohyun menahan tangisnya dia tidak percaya kalau Victoria yang sudah dia anggap sebagai kakaknya dan sangat dia kenal telah berubah menjadi wanita asing yang menyeramkan..(piss..)

—End Seohyun’s Flashback—

” kau tahu wanita seperti apa dia sekarang?? oppa… kenapa kau memaksaku melakukan ini” sesal Seohyun karena sudah menceritakan semuanya pada kakak yang disayanginya sambil terus terisak. Seohyun tidak ingin melukai kakaknya dengan mengatakan hal yang sebenarnya tapi agar Kyuhyun bisa melupakan victoria dia terpaksa menceritakan semuannya.

” Seohyun-aa.. gumawo” ucap Kyuhyun sambil memeluk adiknya.
“jangan menangis”.
“oppa” ucap Seohyun ditengah tangisnya.
“araseo…”

—-FlashBack End—-

Kyuhyun memanasi mobilnya dan bersiap untuk menjemput Taeyeon.

“kau tidak perlu menjemputku oppa… aku setuju dengan tawaran kakek jadi pria itu yang akan menjemputku” ucal Taeyeon lalu mengakhiri panggilan teleponnya.
Tidak lama setelah dia menutup teleponnya pengurus park memenggilnya.
“nona…Tuan Cho Kyuhyun sudah datang”

” terimakash, aku akan segera turun” jawab Taeyeon lalu pergi menemui Kyuhyun yang sudah menunggunya.
” kenapa lama sekali” Kata Kyuhyun yang tidak sabar menunggu Taeyeon.
“kau datang??”
“apa saja yang kau lakukan hah?!! kenapa lama sekali, kau tidak tahu ada banyak hal yang lebih berharga yang bisa aku lakukan dari pada menuruti kemauanmu yang tidak berguna” omel Kyuhyun.
” araseo, ayo pergi” jawab Taeyeon enteng.

Didalam mobil tidak ada pembicaraan diantara mereka, sampai Kyuhyun mengawalinya
” mau kemana kita, waktuku sangat berharga jadi aku harap kau tidak membuangnya aku harus segera kekantor”
” kau libur hari ini, jangan berisik cukup kemudikan mobilnya” kata Taeyeon tidak kalah dingin.
“ada beberapa barang yang harus ku beli, jadi pertama kita pergi kepusat perbelanjaan dulu”

“Hanya untuk itu?? Maaf nona tapi saya bukan supir anda. Sebaiknya kau cari orang lain. Aku harus kembali kekantor” Kyuhyun segera meminggirkan mobilnya. Taeyeon yang merasa diperlakukan seenaknyapun memberontak.
” maaf, kalau kau tidak mau mengantarku lalu untuk apa kau datang??”
” Paman yang menyuruhku, kau bisa gunakan mobil ini aku permisi ” ucap Kyuhyun tanpa mempedulikan Taeyeon dan segera menuju kekantor.
“Tunggu, kalau kau berani meninggalkanku lagi…. Aku bisa pastikan kau akan terima balasannya” ancam Taeyeon. Kyuhyun tidak mempedulikan ucapan gadis itu dan berniat segera meninggalkan Taeyeon.
“kau pikir aku akan dengan mudah menyetujui rencana presdir untuk menikah sehingga kau bisa berbuat semaumu” Taeyeon menatap Kyuhyun tajam yang membuat kyuhyun menghentikan langkahnya.
“apa kau pikir aku bodoh?? Aku tau semua tentangmu Cho Kyuhyun” ucapan Taeyeon itu berhasil membuat Kyuhyun menatap gadis yang ada didepannya dan kembali menutup pintu mobil.

-TBC-

That Spring, The Wind Blows (TwoShoot)

Judul : That Spring, The Wind Blows
Cast : Cho Kyuhyun, Kim Taeyeon Genre : Romance, Sad, etc
Author : Jang KyuTae
Recomanded Song : Trax- Blind

“Setiap kali melihatmu, jantungku berdetak
dengan kencang. Inikah yang dinamakan
cinta? “

Musim Semi tahun ini seharusnya menjadi hari yang membahagiakan bagi Taeyeon karena satu minggu yang lalu gadis cantik itu akan menikah dengan seorang pria yang sangat dia cintai Lee Junho. Terlalu banyak rintangan yang mereka hadapi selama 5 tahun terakhir sampai akhirnya orang tua Taeyeon menyetujui hubungan mereka dan membiarkan mereka menikah. Namun sepertinya takdir berkata lain tepat dihari pernikahan mereka sebuah kecelakaan harus memisahkan pasangan itu untuk selamanya.

-FlasBack-
” Jangan kawatir… Aku tidak akan lari” Ucap Junho sambil mengecup kening Taeyeon singkat.
“tapi… Kita bisa menggunakan cincin yang lain dulu, pemberkatan akan dilaksanakan kurang dari satu jam..jadi aku mohon jangan pergi” Taeyeon terus menggenggam lengan Junho seakan tidak ingin dilepaskannya.
” Benar kata Taeyeon.. Kau bisa menggunakan cicin kami dulu dan menyuruh orang mengambilakannya untukmu” Saran Donghae yang merupakan kakak Junho. Menurut Donghae tidak baik kalau seorang pengantin pria pergi disaat pernikahannya akan dilaksanakan dalam beberapa menit lagi.
“Aku sudah memesan cincin itu khusus untuk pernikahan kami Hyung, jadi aku tidak mau yang lain…. Percaya padaku aku akan kembali” Junho melepaskan genggaman Taeyeon dan meyakinkan gadis itu kalau semuanya akan baik-baik saja. Namun tidak bagi Taeyeon, entah mengapa menurutnya itu adalah kata-kata terakhir Junho. Taeyeon segera menghilangkan semua pikiran buruknya dan memberikan senyuman pada Junho sebelum pria itu pergi. Semua orang tahu kalau pria bernama Lee Junho itu adalah seseorang yang keras kepala, Dia akan melakukan apapun untuk memdapatkan yang dia inginkan. Bahkan dia rela meninggalkan rumah dan menentang orang tuanya demi mencapai mimpinya untuk menjadi seorang pembalap motor. Bahkan dengan kegigihannya dia berhasil meyakinkan tuan Kim kalau dia bisa menjaga dan mebahagiakan Taeyeon dengan profesinya sebagai pembalap.
” Sebaiknya kau pakai sopir untuk mengantarmu” pesan Donghae sebelum Junho meninggalkan ruangan itu.
” Tidak Hyung, jalanan pasti macet.. Akan lebih cepat dengan motor”.
“yaa!! Lee Junho” teriakan Donghae tidak dapat didengar Junho, karena pria itu sudah bergegas untuk pergi.

-FlashBack End-

Sudah satu minggu setelah kepergian Junho. Dan seperti biasa Taeyeon akan menghabiskan waktunya satu hari penuh dimakam Junho. Tangis Taeyeon kembali pecah saatvmengingat hari terakhir pertemuannya dengan Lee Junho.
“Oppa… Lee Junho oppa kenapa kau tega melakukan ini padaku??! Kau tahu ini sangat memakukan” Taeyeon menghapus air matanya dan mencoba untuk menerima kenyataan namun selalu gagal.
” apa kau lelah?? Atau kau sangat membenciku?? Kau bahkan tidak membiarkanku mengucapkan selamat tinggal”
Donghae dan Jessica yang sedari tadi memnemani Taeyeon hanya menatap iba pada gadis itu. Segala udaha sudah mereka lakukan untuk mengembalikan semangat Taeyeon.
” Taeyeon- aa ini sudah hampir malam ayo kita pulang” ajak Jessica sahabatnya. Jessica membantu Taeyeon berdiri dan masuk kedalam mobil.

Sudah tepat satu minggu setelah paska operasi transplantasi jantung yang Kyuhyun lakukan. Tidak ada orang yang mengetahui kalau seorang pria yang selalu terlihat kuat itu mempunyai masalah pada jantungnya. Sejak 3 bulan terakhir penyakit jantung yang diderita Kyuhyun semakin parah dan membutuhkan operasi transplantasi jantung agar kerja jantungnya menjadi normal. Betuntung disaat masa-masa kritis yang dialami Kyuhyun ada seseorang korban kecelakaan yang bertekad mendonorkan jantungnya. Pria korban kecelakaan itu sudah berpesan kepada keluarganya kalau suatu saat dia pergi secara tiba-tiba dia mau mendonorkan organ tubuhnya kepada orang yang membutuhkan. Tepat beberapa menit sebelum jantungnya berhenti berdetak operasi transplantasi sudah berhasil dilakukan.
Kyuhyun terus menatap keluar jendela melihat indahnya musim semi, angin musim semi menerbangkan beberapa helai rambutnya. Pria itu memeggang dadanya dan merasakan detakan jantung barunya. Mungkin hanya ucapan syukur yang dapat pria itu ucapakan saat ini untuk menyambut kehidupan barunya.
” Kyuhyun-aa, apa kau sudah siap ayo kita pulang” ajak nyonya Cho menghampiri putranya. Karena kondisi.kyuhyun sudah lebih baik dokter sudah mengijinkannya pulang dan memulai aktifitasnya.
“Eomma.. Bisa kita pergi kesuatu tempat dulu aku ingin berterimakasih secara langsung padanya” ucap Kyuhyun saat nyonya cho sudah masuk kedalam mobil.
” tentu saja..”
Mobil yang ditumpangi oleh Kyuhyun dan ibunya melaju menuju di sebuah komplek pemakaman di pinggiran kota Seoul. Pemakaman itu terlihat tertata rapi dan telihat seperti taman dengan beberapa bunga yang yang sedang bermekaran menambah keindahan musim semi di kota itu.
“Deg…Deg…Deg..”. Saat akan masuk kedalam komplkes pemakaman tanpa sengaja mata Kyuhyun menangkap seorang gadis yang sedang dipapah temannya. Wajah gadis itu terlihat sendu dan matanya yang sembab menandakan kalau dia tidak berhenti menangis dalam beberapa hari terakhir(?). Entah kenapa mata Kyuhyun tidak bisa berhenti melihat gadis itu. Jantung barunya pun serasa berdetak lebih kencang dari biasanya. Taeyeon yang merasa ada seseorang sedang memerhatikannya tanpa sengaja bertemu pandang (?) dengan mata Kyuhyun. Cukup lama mereka saling tatap. Sama seperti yang kyuhyun rasakan gadis itu merasa pernah mengenal dan dekat dengan pria asing itu.
“Taeyeon-aa gwencana??” tanya Jessica yang membuat Taeyeon tersadar dari lamunannya.
“ooo.. Ayoo..” jawab gadis itu singkat dan kembali melangkahkann kakinya.
Kyuhyun dan ibunya sudah berdiri didepan makam, mereka sama-sama tahu kalau itu adalah makam seseorang yang telah mendonorkan jantungnya untuk Kyuhyun.
“terimakasih telah memberi kehidupan baru untukku, aku harap kau hidup baik disana.. Bukankah Tuhan sangat menyayangimu mengijinkanmu tinggal bersamanya lebih cepat. Aku harap aku bisa melakukan sesuatu untukmu atau setidaknya untuk orang-orang yang kau sayangi. Sepertinya hal itu pun masih kurang untuk membalas apa yang sudah kau berikan padaku”. Ungkap Kyuhyun panjang lebar didepan nisan bertuliskan Lee Junho itu.

Setelah cukup lama tidak bermain dengan teman-temannya karena sakit, hari ini Kyuhyun bertekad untuk keluar dengan teman-temannya sekedar refreshing.
” apa ada tempat yang ingin kau kunjungi? Hari ini aku akan menjadi sopirmu dan mengantar kemanapun kau mau” ucap Jay sahabat Kyuhyun sambil terus mengemudikan mobilnya.
“hyung.. Bisa kau antar aku ke Yeongam?”
” yaa Cho Kyuhyun untuk apa kita ketempat sejauh itu??”
” bukankah kau bilang mau mengantarku ke manapun?? Ak hanya merindukan tempat itu,” Jay park hanya pasrah dengan ajakan Kyuhyun bqgaimanapun dia sudah berjanji akan mengantar Kyuhyun.
Butuh waktu beberapa jam untuk sampai di Yeongam. Kyuhyun dan Jay sudah sampai didepan pintu masuk Korea Internasional Sirkuit, tempat yang sangat ingin Kyuhyun kunjungi. Jay Park benar-benar heran dengan sikap sahabatnya setahunya sahabatnya itubsangat tidak menyukai dunia otomotif apalagi dengan balap motor. Dia tidak menyangka kalau Kyuhyun akan berubah sedrastis itu pasca operasi transplantasi jantung.
“untuk apa kita kesini?? Bhkanbtidakbada balapan yng bisa ditonton” ucap Jay park dengan nada sedikit bosan.
” aku ingin jalan-jalan disini, kalau kau bosan kau bisa tinggalkan aku dan berjalan-jalan sendiri” saran Kyuhyun.
” deg…deg…deg..” kyuhyun kembali.merasakan detaknjantungnya berpacu dengan kencang tidak seperti biasanya, perasaan pria itu pun berubah menjadi tidak menentu.
“gwencana?!” Tanya Jay Park kawatir yang melihat perirubahan ekspresi wajah Kyuhyun. Namun Pria itu malah mengabaikan sahabatnya, pandangan matanya tertuju pada seorang gadis yang sedang berdiri menatap lintasan balap dari bangku penonton.
“kenapa?! Apa yang kau lihat?? Kau mengenalnya” tanya Jay Park penasaran.
” tidak.. Tapi aku pernah bertemu dengannya sebelumnya”
“wae.. Kau menyukainya?? Dasar playboy kau bahkan jatuh cinta sebelum mengenal gadis itu” ejek Jay yang sepertinya dapat membaca pikiran Kyuhyun.
“bukan seperti itu aku merasa pernah mengenal dan dekat dengannya” ucap Kyuhyun sambil mencoba mengingat-ingat dimana dia pernah bertemu gadis itu sebelumnya.

“Kim Taeyeon-ssi.. Kami sudah mendengar apa yang terjadi, maaf belum sempat memberikan salam secara langsung padamu,kami turut berduka cita” ucap salah seorang staf yang melihat Taeyeon dan menghampiri gadis itu.
“kami tahu ini pasti berat,tapi bukankah kau gadis yang kuat? ” tambah seorang yang lain berusaha memberi semangat pada gadis itu.
“ne.. Gumawo…” jawab Taeyeon singkat lalu memberi hormat dan meninggalkan tempat itu. Langkahnya gontai, kakinya pun seakaan tak mampu menopang berat tubuhnya. Taeyeon terjatuh dan memeggangi dadanya yang terasa sesak, tangis gadis itu kembali pecah.

-TBC-